Menelisik Dusun Banjangsari, Dusun Tertinggal di Kabupaten Brebes

Iklan Semua Halaman

Menelisik Dusun Banjangsari, Dusun Tertinggal di Kabupaten Brebes

Minggu, 07 Juni 2020
Kondisi Dusun Banjangsari Pasca Banjir Rob (Dok. Lukman Hakim)
Brebes (cbmnews.net) - Dusun Banjangsari, sebuah dusun yang berada di Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Total Kepala Keluarga di dusun ini adalah 300 KK, dengan mata pencaharian masyarakatnya adalah nelayan dan buruh tambak. 

Tinggal disamping kanan dan kiri  aliran sungai dan tambak menjadikan kampung ini menjadi kampung nelayan yang terpinggirkan, wajar jika dusun ini sangat tertinggal walaupun dekat dengan Ibukota Brebes, dibandingkan dengan dusun lainnta,  mestinya kondisi seperti ini jangan berlarut-larut terkait pembangunan di dusun ini, terlebih lagi saat ada banjir rob yang ada, maka rumah huni dan jalan sudah tidak kelihatan sama sekali, belum lagi kondisi diperparah di RT. 04 yang ada 50 KK dan bermasalah dengan listriknya, hanya ada satu pal listrik, kemudian disalurkan ke rumah penduduk, harusnya Pal listrik bisa tersedia di antara rumah penduduk. 

Kades Randusanga Kulon Afan Setiono mengatakan kepada redaksi, bahwa warga di desa ini sudah turun temurun dan beranak pinak, saat banjir rob sangat sedih dan memprihatinkan, sudah jalannya menuju dusun rusak, termasuk sulit untuk dilalui dengan jalur darat terutama di RT.04 ini. 

" Ada 1 box listtrik menggunakan 1 panel dibagi untuk beberapa rumah, sehingga dibutuhkan tiang listrik, satu tiang listrik yang ada box ini punya kapasitas 5000 watt, mestinya butuh 30 an tiang listrik dengan tambahan tarikan kabel, agar saat ke rumah warga tidak seperti model nyalir listrik," katanya. Minggu (7/06/2020). 

Lanjut Afan, untuk membangun inftrastuktur di dukuh ini memang harus ekstra kerja keras dan 3 kali lipat jika dialokasikan budgetnya, selain akses menuju dusun ini susah, tidak bisa dilalui jalur darat dengan mobil truk, tapi harus dengan naik perahu atau gerobak. 

" Bila pemkab mengalokasilan tiang listrik ke dusun ini butuh 30 tiang listrik,  mobilisasi tiang bisa pakai truck tapi hanya sampai di ujung RT 04 Banjangsari saja, sebelah barat, untuk sampai ke rumah warga harus menggunakan gerobak atau perahu," tambahnya. 

Kondisi saat rob kemarin, beberapan rumah penduduk  dikelilingi rob, hanya kelihatan airnya saja..rumahnya separo sudah tak terlihat, hanya atap saja, sedangkan belakang rumahnya air, samping kanan kiri juga air, saat warga disuruh relokasi mereka tidak mau, karena tidak mau pindah, bilangnya dari warga sudah menyatu dengan alam,  dan nenek moyangnya juga asli sendiri, untuk status rumah tanah milik sendiri.

Sementara itu salah satu warga desa Randusanga Kulon Lukman Nur Hakim, membenarkan apa yang disampaikan oleh Kades saya, warga di dusun tersebut harus mendapat perhatian penuh, OPD pengampu program dusun agar tidak tertinggal untuk check lokasi, karena dusun ini benar-benar tertinggal, dan banyak yang harus ditangani baik aspek pendidikan, kesehatan dan infrastruktur, bahkan saat ada bencana rob jelas sangat terdampak, namun bantuan belum masuk ke dusun ini.

Video kondisi sekarang pasca banjir rob di RT 04 Dusun Banjangsari Desa Randusanga Kulon