Harlah PKB ke-22, Mba Nad Santuni Anak Yatim

Iklan Semua Halaman

Harlah PKB ke-22, Mba Nad Santuni Anak Yatim

Kamis, 23 Juli 2020
Anggota DPR RI Fraksi PKB Hj. Nur Nadlifah saat memberikan santunan kepada anak yatim di Kabupaten Brebes ( Dok LH )

BREBES - Dalam rangka Hari Lahir ( Hari Lahir) Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) ke-22, Anggota DPR RI fraksi PKB Hj. Nur Nadlifah, S.Ag, MM memberikan santunan kepada para anak yatim di Kabupaten Brebes.Kegiatan ini bagian dari rangkaian acara Malam tasyakuran Harlah PKB yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Brebes di gedung DPC PKB brebes, Rabu (22/07/2020 )

Dalam sambutannya, Ketua Tanfidz DPC PKB kabupaten Brebes H. Zubad Fahilatah, SE, MM menyampaikan, di momen Harlah PKB ini bertema "Aksi Melayani Indonesia". Seluruh kader PKB beraksi sebagai pelayan bangsa tidak henti - hentinya melayani masyarakat, sebagai contoh peran PKB dalam mensosialisasikan pencegahan penyebaran pandemi covid-19. Hal ini melalui Ketua Umum PKB H. Abdul Muhaimin Iskandar yang menganjurkan untuk seluruh jajaran dibawahnya agar sosialisasi.

" Yang pertama kali mengkampanyekan agar hati-hati menyikapi virus corona adalah PKB. Bukti nyata PKB berpartisipasi mencegah atas penyebaran virus corona. Kita turun ke masyarakat untuk memberikan pemahaman akan pencegahan penyebaran covid-19" katanya.

.Anggota DPR RI fraksi PKB Hj. Nur Nadlifah, S.Ag, MM dalam sambutannya sempat berdialog dengan anak yatim piatu terkait pandemi covid-19 ini. Apa saja yang perlu diperhatikan di masa pandemi. Mereka pun menjawab dengan memakai masker sebagai upaya mencegah virus corona.

" Selain itu jangan lupa untuk rutin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak atau social distancing dan menjaga kesehatan dengan makan - makanan bergizi, olahraga dan minum vitamin," ungkapnya saat berdialog dengan anak.

Semoga PKB selalu di hati rakyat, seluruh kader PKB baik di jajaran struktur maupun yang di fraksi memberikan layanan nyata kepada masyarakat. Sudah tidak ada waktunya berwacana, namuns elalu bergerak terbaik untuk masyarakat. 

Kalau PKB dilahirkan oleh NU, maka seluruh fraksi PKB maka wajib memperjuangkan NU yang didalamnya ada pesantren. Bagaimana PKB bersinergi kepada pemerintah baik pusat maupun daerah. Semua lini mengalami " paceklik", anak - anak tidak mondok, pekerjaan sulit, maka bagaimana PKB berkiprah untuk sedikit membantu masyarakat tersenyum.

" Kita rajut kekuatan NU, Fatayat NU, Muslimat, IPNU. IPPNU, Ansor untuk bersama - sama bagaimana menguatkan dan membesarkan PKB. Membawa PKB kedalam hati masyarakat dan mengakar di bumi," paparnya.

Dengan tema harlah PKB ke-22 yang bertema Aksi Melayani Indonesia, Ketua Umum DPP PKB H. Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan pesan kepada kader PKB harus turun melayani masyarakat.

Kita harus mendekatkan diri kepada Allah agar PKB bisa memberikan yang terbaik, konsisten, memperjuangkan hak - hak masyarakat. Doa kepada seluruh kader dan para Kyai untuk selalu dipanjatkan agar PKB selalu melayani masyarakat. Kita jaga marwah PKB agar selalu komitmen dan bermanfaat bagi masyarakat.