Langkah Cepat Puskesmas Wanasari Tanggapi Hasil Coffe Morning Kesehatan

Iklan Semua Halaman

Langkah Cepat Puskesmas Wanasari Tanggapi Hasil Coffe Morning Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2020
Wanasari (cbmnews.net) - Kita menyadari bahwa Covid-19 sangat menyita banyak waktu, perhatian dan anggaran, tetapi kita tidak boleh lengah terutama permasalahan Angka Kematian Ibu (AKI) khususnya di wilayah Puskesmas Wanasari dan Kabupaten Brebes pada umumnya. Kegiatan hari ini adalah sebagai tindak lanjut dari kegiatan coffe morning di Aula Dinas Kesehatan pada beberapa waktu yang lalu.

Disampaikan Kepala Puskesmas Wanasari dr.Rofiqoh, MM saat membuka pertemuan Lintas Sektor (Linsek) tentang kesehatan di Aula Puskesmas Wanasari, Rabu (5/8/2020). Rofiqoh menambahkan perlu kerjasama semua pihak dalam penanganan AKI, bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan saja. "Peran penting Kepala Desa sebagai pengambil kebijakan di desa akan sangat berpengaruh terhadap penurunan AKI. Tapi peran lembaga desa dan masyarakat juga sangatlah dibutuhkan, maka sosialisasi harus secara masif dilakukan," tambahnya.

Ketua Forum Masyarakat Madani Kesehatan Ibu dan Anak (FMM KIA) Kabupaten Brebes H Rumono Aswad mengatakan, persoalan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Brebes masih menjadi isu yang belum terselesaikan. "Salah satu indikator dari penilaian IPM adalah indikator kesehatan, dalam hal ini masih tingginya AKI juga menjadi salah satu penyebab IPM kita masih rendah," katanya.

Herwanto yang juga dari FMM KIA dan Ketua Yayasan Eska Unggul Indonesia berdiskusi tentang langkah strategis penurunan AKI di sisi hulu, menyarankan sebaiknya setiap pemangku kebijakan di tingkat desa mempunyai data tentang Ibu hamil, Ibu Hamil Resti dan data Hari Perkiraan Lahir (HPL). "Kalau semua Kepala Desa mempunyai data tentang Ibu hamil, otomatis akan berpengaruh juga terhadap arah kebijakan di tingkat desa. Dengan tahu pasti akan menimbulkan rasa kepedulian yang tinggi dan semua desa agar lebih mengoptimalkan peran Forum Kesehatan Desa (FKD) ," jelas Herwanto.

Salah satu peserta yang merupakan Kepala Desa Kupu Ramli sangat mengapresiasi acara pada hari ini dan akan langsung menindaklanjuti di tingkat desa. Hasil dari pertemuan linsek hari ini adalah desa akan lebih mengaktifkan lagi FKD, Desa akan melakukan Donor Darah Sukarela atau program Quik Win, dan saat pertemuan linsek berikutnya desa akan memaparkan permasalahan desa masing-masing. Kontributor Her