Mba Nad Donasikan Paket Sembako untuk Guru Ngaji dan Dhuafa

Iklan Semua Halaman

Mba Nad Donasikan Paket Sembako untuk Guru Ngaji dan Dhuafa

Sabtu, 08 Agustus 2020
 Hj. Nur Nadlifah mendonasikan paket sembako untuk guru ngaji dan Warga Dhuafa yang diserahkan di Kecamatan Losari dan Bulakamba.

Brebes (cbmnews.net )  - Kondisi pandemi corona yang masih terjadi di beberapa Kab/Kota,  menjadikan Hj. Nur Nadlifah mendonasikan paket sembako untuk guru ngaji dan Warga Dhuafa yang diserahkan di Kecamatan Losari dan Kecamatan Bulakamba. Secara simbolis bantuan tersebut juga disaksikan oleh Kepala BKKBN Provinsi Jawa Tengah dan Kepala DP3KB beserta timnya.

Paket sembako ini adalah  paket putaran ke 2 yang diberikan, pada putaran pertama ada ribuan paket diberikan di Dapil IX Jateng baik di Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes dan Kota Tegal. Demikian disampaikan oleh Wakil Rakyat Hj. Nur Nadlifah, S.Ag, MM dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPR RI. Sabtu (8/08/2020).

Masih menurut Mba Nad,  Partai PKB menjadi partai yang memperhatikan persoalan guru ngaji dan kaum dhuafa, apalagi dalam kondisi pandemi seperti ini, jelas mereka sangat berimbas, dan kita mentasyarufkan bantuan tersebut untuk meringankan beban keluarganya.

Sementara Itu Anggota DPRD Kabupaten Brebes Ghofar Mughni, S.P, M.P mengatakan, bahwa sangatlah tepat dan mengapresiasi atas komitmen Wakil Rakyat dari Partai PKB, dimana Mba Nad selalu sambang umat terutama di Dapil IX Jateng dengan berbagi bantuan sosial sehingga bantuan ini juga harus bermanfaat bagi warga. 

" Aturan Protokol Kesehatan dalam kegiatan Penyerahan Bansos sembako ini dilakukan tetap mematuhi aturan dari pemerintah, pastikan memakai masker dan jaga jarak sama memakai hand sanitizer agar kuman mati," terangnya.

Selanjutnya ditempat terpisah Mba Nad juga menyerahkan bantuan 1 Unit Armada Operasional Inova kepada PC Fatayat Brebes agar layanan kegiatan sahabat fatayat juga terbantu dan lebih dioptimalkan. 

" Fatayat sebagai organisasi umat harus memberdayakan ekonomi masyarakat, membantu program bidang pendidikan, kesehatan termasuk pemenuhan hak anak dan perlindungan terhadap perempuan, pastikan tidak ada kekerasan terhadap perempuan, dan pengarustamaan gender harus tetap digalakan secara bertahap dan berkesinambungan," pungkasnya. 
(kontributor BU )